🎉 Unleash the power of strategic Trading. Trading Platform.

Apa itu Moving Averages? — Octa Indonesia

Apa itu Moving Averages? — Octa Indonesia

Moving average adalah salah satu indikator yang paling banyak digunakan dan efisien untuk analisis teknis. Trader dari semua tingkatan menentukan tren jangka panjang dengan menggunakan alat ini. Kami akan membahas cara menentukan tren, cara menerapkan indikator ini untuk melihat level support dan resistance, dan cara menggunakannya sebagai sinyal masuk dan keluar Trade.

Apa itu Moving Averages?

Moving averages (MA) menunjukkan tren rata-rata dalam periode yang dipilih, memuluskan pergerakan harga dan menyaring sinyal yang salah. Tren tersebut dibentuk menggunakan harga penutupan rata-rata selama sejumlah periode tertentu. Sebagai contoh, Simple Moving Average sepuluh hari adalah total harga penutupan selama periode sepuluh hari dibagi sepuluh.

Moving average yang paling sering digunakan adalah:

  • Simple Moving Average (SMA), yang menunjukkan pergerakan harga rata-rata selama periode waktu tertentu;

  • Exponential Moving Average (EMA), mirip dengan SMA, tetapi menerapkan bobot yang lebih besar ke harga yang lebih baru.

Menambahkan Moving Averages ke chart anda di MetaTrader 4

Anda dapat menambahkan moving averages ke chart anda dengan klik toolbar chart ‘List indikator’ dan pilih ‘moving average’. Di situ anda bisa memilih periode dan jenis MA yang ingin anda gunakan. Jika anda menggunakan banyak moving average, anda bisa mengubah warnanya supaya bisa membedakannya dengan mudah.

Simple Moving Averages vs. Exponential Moving Averages

SMA lebih lambat dari pada EMA dalam merespon pergerakan harga. Akibatnya, SMA menunjukkan tren atau pembalikan tren yang lebih lambat, namun kurang rentan terhadap sinyal yang salah. EMA lebih baik dalam menangkap tren lebih awal, meskipun EMA bisa memberikan anda sinyal yang salah selama periode konsolidasi.

Dengan menggunakan beberapa jenis moving averages akan memberikan anda pandangan yang lebih luas. Misalnya, seorang trader mungkin memilih periode SMA yang lebih panjang untuk membantu memahami tren yang lebih luas, dan periode EMA yang lebih pendek untuk sinyal masuk.

SMA bisa lebih baik dalam mengidentifikasi level support dan resistance karena mencerminkan rata-rata harga yang seimbang selama periode waktu tertentu.

Bagaimana cara menentukan tren menggunakan MA?

Saat pergerakan harga tetap berada di atas moving average, itu menunjukkan bahwa harga memiliki tren naik. Sebaliknya, jika pergerakan harga tetap di bawah MA, itu menunjukkan tren turun.

Menggunakan beberapa MA secara bersamaan dapat bermanfaat dalam menentukan tren. Pastikan garis MA diatur dengan urutan yang benar (dari yang paling cepat ke yang paling lambat dalam tren naik, dan dari yang paling lambat ke yang paling cepat dalam tren turun) untuk mengkonfirmasi bahwa anda berada dalam tren naik dan tren turun yang kuat.

Moving Average Crossovers

MA crossovers membantu anda untuk menentukan kapan tren baru akan dimulai dan kapan tren yang sudah ada akan berbalik arah.

Momentun naik ditandai dengan crossover bullish, ketika MA jangka pendek menyilang di atas MA jangka panjang. Ini bisa disebut dengan ‘Golden Cross’. Momentum turun ditandai dengan crossover bearish, ketika MA jangka pendek menyilang di bawah MA jangka panjang, disebut juga sebagai ‘Death Cross’. MA jangka pendek bisa digunakan untuk trading intraday, misalnya EMA dengan 5 dan 10 periode.

Para trader jangka panjang mungkin lebih memilih crossover SMA dengan 50 dan 200 periode.

Di satu sisi, crossover MA cenderung bekerja dengan baik di pasar yang trending, sementara di sisi lainnya, crossover MA menjadi tidak berguna di pasar sideways atau konsolidasi.

Moving Average sebagai Dynamic Support dan Level Resistance

MA bisa juga digunakan sebagai support dalam tren naik dan resistance dalam tren turun. Sebagai contoh, tren naik jangka pendek kemungkinan akan menemukan support dekat EMA 21 hari, sementara tren naik kemungkinan akan menemukan support dekat SMA 200 hari.

SMA periode 50 dan 200 lebih banyak mengikuti chart harian dan sering mewakili kunci level support dan resistance. Perlu diingat bahwa levelnya tidak tetap, dan MA lebih sering mewakili area support dan resistance. Level juga dinamis, karena terus berubah berdasarkan perubahan pergerakan harga terkini.

MA adalah indikator multi-segi yang dapat membantu anda dalam menentukan tren, support dan resistance. MA juga bisa menunjukkan kapan tren baru akan dimulai dan kapan tren akan berbalik arah. Atur periode MA yang berbeda untuk menentukan mana yang terbaik untuk strategi trading anda.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

We make Trading Forex CFD ridiculously easy. On day one, they’re ready to go. And retaining them is easier.